HENGKI YULIANSYAH
PROFESSIONAL TRAINER & CONSULTANT
Praktisi dan trainer (pelatih) bersertifikat di bidang Neuro-Linguistic Programming (NLP) sekaligus Business Coach, dengan pengalaman lebih dari 14 tahun. Memiliki latar belakang akademik di bidang Ilmu Komunikasi dan Manajemen Strategis Bisnis Digital, serta aktif berperan sebagai coach dan instruktur komunikasi, pengembangan diri, dan psikologi terapan di berbagai forum pendidikan dan pelatihan profesional.



Pendidikan
- Certified International NLP Trainer from NFNLP, USA
- Maxwell Leadership Certified Team from USA
- Certified Master Practicioner NLP, From NFNLP USA
- Certified Practicioner NLP, From NFNLP USA
- Master G – Coach, Grounded Business Coaching
- Certified Hypnotherapy Instructor Since 2010
- Communication Skill Spesialist
- Certified Professional Trainer & Corporate Coach by Grounded Business Coaching
- Certified Productivity Specialist by Human Plus Institute
- Certified Design Thinking for Educator
- Certified Design Thinking for Professional
- Certified Pendamping UMKM, BNSP
- Certified HR Strategic by Human Plus Institute
- Certified World Class Manager Human Plus Institute
- Certified 5S by Human Plus Institute
- Certified Innovation by Human Plus Institute
- Certified General Manager by Human Plus Institute
Pengalaman
- Ketua Komtap digital marketing kadin lampung 2024
- Ketua Badan Otonom Creative Social Influencer Kadin Lampung 2025
- Direktur Eksekutif Regional ASBF ( Asia Small Business Federation ) Lampung 2026
- IMA Lampung 2017 - sekarang
- Kord. Tim Psikologi Kontingen PON Lampung 2021
Add testimonial description here. Edit and place your own text.
John Doe
Codetic
Add testimonial description here. Edit and place your own text.
John Doe
Codetic
Add testimonial description here. Edit and place your own text.
John Doe
Codetic
INSIGHTS BY COACH HENGKI
THE 21 IRREFUTABLE LAWS OF LEADERSHIP →
- By Coach Hengki
- Leadership
Hukum pertama dari kepemimpinan adalah pengaruh. Dalam modul ini, kita akan membedah bagaimana pendekatan taktis mampu membangun kapasitas pengaruh Anda secara fundamental di dalam organisasi.
THE 21 IRREFUTABLE LAWS OF LEADERSHIP →
- By Coach Hengki
- Leadership
Hukum pertama dari kepemimpinan adalah pengaruh. Dalam modul ini, kita akan membedah bagaimana pendekatan taktis mampu membangun kapasitas pengaruh Anda secara fundamental di dalam organisasi.
THE 21 IRREFUTABLE LAWS OF LEADERSHIP →
- By Coach Hengki
- Leadership
Hukum pertama dari kepemimpinan adalah pengaruh. Dalam modul ini, kita akan membedah bagaimana pendekatan taktis mampu membangun kapasitas pengaruh Anda secara fundamental di dalam organisasi.
BISNIS BARENG KELUARGA ATAU PROFESSIONAL?
Bisnis Bareng Keluarga atau Profesional? 🤔
Bangun bisnis itu bukan sekadar cari untung. Ini adalah perjalanan penuh tantangan, keputusan sulit, dan proses bertumbuh.
Banyak orang mulai dari: “Aku mau jual apa ya?” Padahal yang seharusnya ditanya adalah: 👉 Customer butuh apa? 👉 Customer mau apa? 👉 Gimana behavior mereka? Dari situ, baru bisnis bisa dibangun dengan arah yang jelas. Lalu, gimana kalau bisnis dijalankan bareng keluarga? Apakah lebih kuat… atau justru lebih rawan konflik? Kuncinya ada di satu hal mendasar: Visi dan pondasi. Kalau dari awal nggak selaras, siap-siap diuji di tengah jalan.
Kenapa Owner Bisnis Gagal Jadi Leader? Ujungnya Kerja Sendiri!
Banyak owner bisnis ngerasa stuck… Padahal masalahnya bukan di market. Tapi di leadership. Organisasi yang mau sustainable itu bukan cuma butuh leader— tapi leader yang kompeten di tiap levelnya. Masalahnya? Naik level = naik juga kompleksitas skill. Dan banyak yang nggak siap belajar sepanjang itu. Karena pada akhirnya, leadership itu bukan soal jabatan. Tapi soal influence people. Kalau nggak bisa ngarahin, nggak bisa nggerakin, ujung-ujungnya? Kerja sendiri. 👉 Buat apa jadi leader kalau semuanya masih kamu yang handle? Ada yang salah atau gak kompeten?
tips SUKSES sebelum 30 TAHUN, DIJAMIN!
Bisnis Bareng Keluarga atau Profesional? 🤔
Bangun bisnis itu bukan sekadar cari untung. Ini adalah perjalanan penuh tantangan, keputusan sulit, dan proses bertumbuh.
Banyak orang mulai dari: “Aku mau jual apa ya?” Padahal yang seharusnya ditanya adalah: 👉 Customer butuh apa? 👉 Customer mau apa? 👉 Gimana behavior mereka? Dari situ, baru bisnis bisa dibangun dengan arah yang jelas. Lalu, gimana kalau bisnis dijalankan bareng keluarga? Apakah lebih kuat… atau justru lebih rawan konflik? Kuncinya ada di satu hal mendasar: Visi dan pondasi. Kalau dari awal nggak selaras, siap-siap diuji di tengah jalan.
