You are currently viewing Bawa Semangat Kolaborasi, AKIRA Tularkan Jiwa Leadership di Garden Party PKS Muda

Bawa Semangat Kolaborasi, AKIRA Tularkan Jiwa Leadership di Garden Party PKS Muda

METRO, 26 Juli 2026 — Menjawab kebutuhan generasi muda akan kapasitas kepemimpinan yang adaptif dan komunikatif, Hengki Yuliansyah selaku narasumber dari AKIRA, hadir sebagai pemateri tamu dalam agenda pelatihan kepemimpinan bertajuk “Lead, Grow, Inspire”. Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh PKS Muda DPD Kota Metro ini mengusung konsep Garden Party dan berlangsung di kawasan Griya Kebun 38, Metro.

Berbeda dari pelatihan kepemimpinan konvensional yang identik dengan ruang kelas formal, program ini menghadirkan suasana ruang terbuka yang interaktif dan dekat dengan karakter anak muda. Melalui  pendekatan alam yang rileks namun produktif, para peserta diajak berdiskusi, berkolaborasi, serta membangun jejaring antar-pemuda.

Fokus Pembekalan: Dari Self-Leadership hingga Solusi Masalah

Hadir memberikan materi profesional, Hengki menekankan pentingnya membangun kepemimpinan diri (self-leadership) sebagai fondasi utama sebelum mengarahkan tim atau organisasi.

“Kepemimpinan itu ibarat sebuah tanaman yang membutuhkan proses berkelanjutan untuk tumbuh. Dengan lingkungan yang mendukung, pemahaman yang tepat, serta kolaborasi yang baik, setiap anak muda memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdampak,” ungkap Hengki.

Dalam sesi materi utama selama 90 menit, Hengki juga menguraikan lima poin krusial bagi pengembangan kepemimpinan pemuda:

  1. Membangun Mindset Pemimpin: Mengasah pola pikir solutif, berkarakter, dan berorientasi pada nilai integritas.
  2. Self Leadership: Mengelola diri sendiri sebagai dasar utama kepemimpinan yang kuat.
  3. Komunikasi Efektif: Strategi penyampaian gagasan dan pembentukan hubungan yang harmonis dalam tim.
  4. Strategi Kolaborasi: Membangun kerja sama tim yang solid dan saling melengkapi.
  5. Problem Solving: Menganalisis tantangan serta merumuskan keputusan secara tepat di berbagai situasi.

Metode Pembelajaran Interaktif

Sesi yang dibawakan oleh Hengki tidak hanya berjalan satu arah, tetapi juga dilengkapi dengan simulasi, diskusi kelompok, studi kasus, serta tantangan tim (team challenge) untuk memicu kemampuan berpikir kritis para peserta.

Pelatihan ini diikuti oleh para pemuda usia 17 hingga 35 tahun dari Kota Metro dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan di lingkungan akademik, organisasi kemasyarakatan, maupun kehidupan sehari-hari.

Sinergi untuk Pengembangan Pemuda

Rangkaian acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini ditutup dengan sesi evaluasi reflektif (assessment) serta ramah tamah di area taman.

Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam memimpin diri sendiri serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply